"Selamat datang di Situs Website Kodam Jaya Jayakarta, Support Aplikasi Alarm Android Google Play Store"
Home / Sekilas Persit / Arti Veteran Bagi Danramil 03/Pasar Minggu Mayor Chb. Purwanto

Arti Veteran Bagi Danramil 03/Pasar Minggu Mayor Chb. Purwanto

Cuaca cerah siang hari itu menyambut kedatangan dua pria berusia sepuh di Markas Koramil 0504-03/Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (10/11). Tubuh sepuh berbalutkan batik warna cokelat keemasan, serta topi dan pin berwarna senada, mencoba berjalan dengan gagah, sebagaimana puluhan tahun lalu, saat fisik dan tenaga mereka masih prima, saat mengabdikan jiwa dan raganya untun Negara Kesatuan Republik Indonesia, di bawah panji Tentara Nasional Indonesia. Ya, kedua pria paruh baya tersebut merupakan veteran angkatan bersenjata negeri ini yang kian hari kian berkurang jumlahnya.

Mahmud dan H Soeprapto, demikian nama kedua veteran tersebut yang dengan semangat ’45 seperti dulu kala, antusias untuk mengikuti kegiatan Nonton Bareng Film Merah Putih Memanggil yang diadakan oleh Koramil 0504-03/Pasar Minggu hari itu di Cinama XXI Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Dengan penuh rasa hormat dan kehangatan, Komandan Koramil 0504-03/Pasar Minggu Mayor Chb. Purwanto menyambut keduanya sambil berbincang sebelum berangkat menonton bersama.

“Segudang ilustrasi maupun ungkapan dalam menggambarkan perjalanan perjuangan Bangsa Indonesia, tidak bisa dipisahkan dari veteran. Dengan segala jasa dan sumbangsihnya untuk negeri ini, bukan hanya jumlahnya saja yang terus berkurang, namun perhatian kita juga ikut berkurang. Ibaratnya, veteran hanya wayang yang disimpan dalam kotak oleh dalang dan baru dikeluarkan, dipajang, dipertontonkan pada khalayak ramai. Seperti veteran yang hanya keluar pada hari-hari tertentu, kita ingat pada hari-hari tertntu, semisal HUT Kemerdekaan republik Indonesia, Hari Kesaktian Pancasila atau Hari Pahlawan 10 November. Padahal, mereka Pahlawan yang harus dihargai dan dihormati lebih. Pakaian kebesaran veteran pun tidak bisa sembarangan dimiliki, tidak sembarang orang berhak mengenakannya karena harus dengan ruh nilai-nilai sakral perjuangan merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini.” ujarnya.

Mayor Purwanto mengatakan, kami generasi yang muda ini nyaris tidak pernah mendengar kisah historis dan heroik perjuangan para veteran, bahkan mungkin nyaris melupakannya dengan jarang sekali bersilaturahim mendatangi kediaman mereka, atau sekadar membuat acara dengan mengundang dan menghadirkan para veteran tersebut. “Maafkan kami yang tidak pernah mengalami masa perang, bertempur melawan musuh seperti yang mereka lakukan. Tapi, kami tidak menempatkan para veteran tersebut di tempat yang selayaknya untuk mendapatkan penghormatan sebagai pejuang,” tuturnya.

Bagi saya pribadi, dimana pun para pejuang, para veteran ini dimakamkan, sekalipun jauh dari keramaian dan tidak pernah dikunjungi siapapun, tetap tidak akan mengurangi nilai kepahlawanan mereka. Justru semakin tinggi, lantaran nilai kepahlawanan yang sesungguhnya bukan untuk dipublikasikan. “Berapa banyak pejuang yang gugur, berapa banyak pahlawan yang gugur, namun tanpa diketahui letak makamnya. Jasadnya saja tidak diketahui. Tapi itulah pejuang dan pahlawan yang menjadi simbol tidak terlupakan, sekaligus tempat untuk belajar dan berkaca. Sehat selalu wahai para pejuang veteran yang masih menemani kami generasi kekinian,  yang selalu menjadi simbol kepahlawanan yang tidak pernah kami lupakan. Dan para pejuang veteran yang telah tiada,  semoga Allah SWT menerima dengan Ridho-Nya sebagai tempat kembalimu, dan nilai-nilai luhur semangat kepahlawanan semoga terpatri ke dalam sanubari kami generasi penerusmu,” pungkasnya

 

About admin

Check Also

Kunjungan Kerja Ibu Komandan Ke Anak Ranting 2 Kompi Markas Denma Brigif Mekanis 1 PIK/JS

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Anak Ranting 1 Denma Cabang XI Brigif Mekanis 1 PD …