Home / Berita Satuan / Kepada 700 Babinsa, Danrem Wijayakrama Tekankan Netralitas TNI

Kepada 700 Babinsa, Danrem Wijayakrama Tekankan Netralitas TNI

Kodam Jaya – Tangerang. Kodam Jaya terus menunjukkan komitmen untuk memegang teguh netralitas TNI dalam Pilleg dan Pilpres mendatang. Melalui para Komandan Satuan komitmen netralitas TNI tersebut terus disampaikan ke seluruh prajurit Kodam Jaya. Seperti yang dilakukan Danrem 052/Wijayakrama saat memberikan pengarahan kepada 700 Babinsa, di Gedung Al Amanah Pemkot Tangerang, Banten, Selasa (15/1).

Dalam pengarahannya, Danrem 052/Wijayakrama Kolonel Kav Agustinus Purboyo mengatakan, dalam fase masa kampanye ini, para calon legislatif dan calon presiden pasti berusaha menonjolkan jati dirinya untuk mengambil simpati masyarakat baik secara langsung atau menggunakan sarana seperti melalui media sosial.

Konten hoaks dalam media sosial dapat dipastikan akan makin meningkat intensitasnya. Oleh karena itu, menurut Danrem, Babinsa sebagai aparat TNI yang bertatap muka langsung dengan warga, harus bisa mewaspadai penyebaran hoaks tersebut. “Tugas Babinsa adalah menjaga stabilitas di wilayah untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani dan mewaspadai penyebaran hoaks yang bersifat provokatif yang berasal dari media sosial atau media lainnya,” jelas Danrem.

Menyoal penyebaran berita yang belum tentu kebenarannya atau kemungkinan hoaks, yang terpenting menurut Danrem adalah Babinsa harus mampu menggali informasi untuk mendapatkan kebenaran atau kepastian berita yang tersebar di media sosial. “Kita sebagai alat negara harus mampu menjaga stabilitas bangsa dan negara. Tiap Babinsa harus bisa memberikan informasi yang sudah pasti kebenarannya kepada warga binaan, oleh sebab itu, Babinsa harus mampu mencari kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat tersebut, dan untuk hal ini memerlukan koordinasi aktif dengan pihak-pihak terkait,” ujar Danrem.

Danrem juga mengingatkan komitmen TNI tentang Netralitas TNI dan kesiapan TNI membantu pengamanan pesta demokrasi nanti. “Perintah Panglima TNI sudah jelas bahwa TNI netral dan tidak boleh mengikuti politik praktis, namun TNI siap membantu pengamanan untuk menyukseskan Pilleg dan Pilpres yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang,” tutup Danrem.

Hadir dalam kegiatan pengarahan tersebut, Kasrem 052/Wijayakrama Letkol Kav Soleh, para Dandim, Kasi dan Danramil jajaran Korem 052/Wijayakrama.

About redaksi