Home / Berita Satuan / Dandim Beserta Tiga Pilar Jakarta Barat Dampingi Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Cek Tingkat Kesadaran Masyarakat di Masa PPKM

Dandim Beserta Tiga Pilar Jakarta Barat Dampingi Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Cek Tingkat Kesadaran Masyarakat di Masa PPKM

Kodam Jaya – Jakarta Barat. Setelah mengunjungi Pasar Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, SE., M.M., terlihat kompak bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Drs. H. M. Fadil Imran, M.Si mengunjungi Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro di Jl. Tanjung Duren Raya RT.14/RW.5 Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (2/2/2021) Pagi.

Pantauan awak media, keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 08.50 WIB. Mereka langsung masuk ke loby Pasar dengan sebelumnya dicek thermal oleh Petugas Security dan disambut dengan hangat oleh Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono, SE., M.Hum., Dandim 0503/Jakarta Barat Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat H. Uus Kuswanto, S.Sos., M.Ap., Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, SIK., Danramil 03/GP Kapten Inf Irwan Triyono, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung Wibowo, SH., MH., Camat Grogol Petamburan Drs. Didit Sumaryanta, Kasatpol PP Kecamatan Gropet H. Ujang Baehaki, S.Sos., M.Ap., Kepala Pasar Tomang Barat Irma Sysmilla dan Tiga Pilar Kelurahan Tanjung Duren Selatan.

Melalui konferensi pers dengan para Jurnalis dari berbagai media cetak, online dan eletronik, Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, SE., MM., mengatakan, “Intinya yang pertama kami akan mengecek sejauh mana petugas-petugas di lapangan dalam rangka menjalankan PPKM yang diprogramkan oleh Pemerintah dan melihat sejauh mana tingkat kesadaran masyarakat dalam rangka menggunakan masker” ujar Pangdam.

Lanjut, Pangdam menambahkan, “Tadi sudah saya lihat petugas sudah melaksanakan tugas dengan baik dan yang terpenting adalah tingkat kesadaran masyarakat sudah meningkat. Ini gunanya untuk menekan tingkat peningkatan penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin meningkat”.

Dirinya juga berharap, “Saya berharap dengan kunjungan ini dengan kegiatan-kegiatan ini kita bisa tekan (Covid-19) sehingga tidak bisa berkembang kembali”. Harap Pangdam Jaya.

”Setiap hari saya dengan Kapolda membagikan masker kepada masyarakat sebanyak 100.00 lembar. Tentunya saya berharap bukan masker saja yang dibagikan namun yang jauh lebih penting adalah kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker itu sendiri”, tutur Pangdam.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di DKI Jakarta agar patuhi protokol kesehatan karena dengan kita tidak mematuhi protokol kesehatan khususnya menggunakan masker, dampaknya bukan hanya kepada orang lain namun juga kepada diri kita sendiri. Mari kita berdo’a Covid-19 semakin menurun di Wilayah DKI Jakarta”, tutup Pangdam Jaya.

Sementara itu, saat ditanya oleh awak media tentang penegakan di masa PPKM, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Drs. H. M. Fadil Imran, M.Si., menjelaskan, “Kita tetap mengacu kepada Perda No.2 Tahun 2020 tentang penegakan protokol kesehatan di situ mengacu kepada Pergub, hukumannya ada sanksi administrasi dan sanksi sosial seperti membersihkan dan melakukan kegiatan sosial apabila ditemukan terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Ini yang kita lakukan sehari-hari dalam memback-up rekan-rekan Satpol PP Pemerintah Provinsi DKI Jakarta”.

“Kampung Tangguh Jaya ini adalah proyek kolaboratif antara saya, Bapak Panglima Kodam Jaya dan tentunya jajaran Pemerintah Daerah. Saya berharap melalui Kampung Tangguh Jaya ini, masyarakat di tingkat RW dapat menjaga diri dan lingkungannya sendiri, disana ada Satgas Covid-19, satgas peningkatan kemampuan ekonomi dan satgas keamanan. Alhamdulillah di beberapa kampung Tangguh yang sudah berdiri, dari laporan beberapa Kapolres seperti di Kebayoran dan kemudian di Jakarta Barat sendiri ada 9 Kampung Tangguh yang tadinya memiliki kasus variatif dari 50 s.d 30 kasus sekarang sudah 0 (nol). Artinya ini sangat efektif”, urai Kapolda.

“Yang kedua terkait dengan swab antigen, sesuai arahan Bapak Kapolri, ini akan kita lakukan setiap hari Senin dan Kamis di Polsek, mulai jam 9 pagi hingga jam 12 siang. Mekanismenya seperti apa, nanti masyarakat yang terkonfirmasi positif dan dilakukan tracing oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Nanti mereka akan dibawa ke Polsek untuk dilakukan swab antigen, khususnya bagi masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu. Sehingga diharapkan bisa terdeteksi dengan akurat dan cepat apabila ada kasus yang terkonfirmasi. Ini seiring sejalan dengan Kampung Tangguh. Ini 3T (Testing, Tracing dan Treatment), namun karena swab antigen kami masih terbatas, setiap Polsek perminggunya hanya dibekali 100 swab antigen dan untuk menyiasatinya kami menyiapkan antibodi”, tandas Kapolda Metro Jaya seraya menutup wawancara kemudian berjalan bersama Pangdam Jaya dan rombongan bergegas meninggalkan Pasar Tomang Barat.

Kegiatan kunjungan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya berjalan dengan aman, tertib dan lancar berkat pengamanan gabungan yang dilakukan oleh Tiga Pilar baik itu dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Security dan Mitra Jaya Jajaran 338 Tanjung Duren Selatan. (Sumber Kodim 0503/Jakarta Barat).

Check Also

Serka Ismail Sosialisasi Prokes Dan Vaksin di Lingkungan

Kodam Jaya – Tangerang. Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Serka Ismail Babinsa Kedaung Baru …