Home / Berita Satuan / Danramil Ajak Ulama Ciptakan Kesejukan Umat

Danramil Ajak Ulama Ciptakan Kesejukan Umat

Kodam Jaya – Kab. Tangerang. Danramil 14/Panongan Kodim 0510/Tigaraksa Korem 052/Wkr Kapten Inf Agus Purnomo mengunjungi Pondok Pesantren Manbaul Falah RT 001/001 Desa Ciakar Kecamatan Panongan Kab. Tengerang Banten, Minggu (18/2/18).

Kunjungan malam itu dilakukan Danramil bersamaan untuk mengecek kesiapan warga masyarakat yang sedang Siskamling. Danramil yang didampingi Babinsa Serka Eko dan Sertu Samari disambut hangat pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Falah Ustad Sanurdin, Ustad Zulkarnaen dan Ustad Robby di serambi pondok.

Nampak rombongan TNI dan para ustad ini terlibat pembicaraan yang akrab membahas seputar perkembangan kejadian saat ini seperti penyerangan terhadap ulama dan tempat ibadah. Mereka berdiskusi tentang mekanisme menjaga keamanan dan tentang upaya meningkatkan kewaspadaan warga, para santri dan penghuni pondok pesantren lainnya.

Keakraban itu makin nampak saat melaksanakan makan bareng. Para ustad dan anggota TNI menikmati nasi liwet dengan cara unik. Semua hidangan mulai dari nasi hingga lauk pauknya digelar di atas daun pisang yang panjang, lalu dimakan rame-rame dengan tangan telanjang atau tanpa sendok. Sensasinya beda, seru sehingga makannya terasa lebih nikmat. Memang makan bareng beralaskan daun pisang seperti di kampung-kampung Jawa tempo dulu kini kembali digemari.

Menurut Danramil, kedatangan mereka adalah sebagai kewajiban untuk berhubungan baik dengan sesama manusia. “Silahturahmi ini guna melaksanakan kewajiban hablum minallah dan hablum minannas yaitu hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia serta untuk memantau kesiapan warga saat Siskamling,” ujar Danramil.

Selain itu Danramil juga meminta para ustad dan ulama untuk memberikan kesejukan kepada santri dan umat agar tidak terpancing dengan maraknya pemberitaan di media massa dan media sosial.

Sementara, pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Falah Ustad Sanurdin menyampaikan bahwa santri dan TNI adalah satu kesatuan. “Santri dan tentara ini satu barisan tidak ada yang bisa mengganggu. Santri dan TNI harus satu kesatuan menjaga NKRI. Pak Danramil meminta agar NKRI tetap terjaga karena peran ulama sangatlah besar dalam mengamankan dan menjaga keuntuhan NKRI, dengan tetap berpedoman pada dasar negara yakni Pancasila,” tegasnya.

Check Also

Kolaborasi Dengan Satpol PP Kodim 0502/JU Gelar Woro-woro Dan Bagikan Masker Kepada Warga

Kodam Jaya – Jakarta utara. PSBB ketat yang diberlakukan Pemprov DKI Jakarta sudah memasuki hari …