Home / Berita Satuan / Kapendam Jaya : Putra Daerah Lulusan Terbaik, Bukti Profesionalitas Kodam Jaya

Kapendam Jaya : Putra Daerah Lulusan Terbaik, Bukti Profesionalitas Kodam Jaya

Kodam Jaya – Jakarta. Tak kuasa menahan haru dan rindu, Sri Ningsih bergegas menciumi wajah putra keduanya Prada Anggi Kahono, yang baru saja di menyelesaikan pendidikan dan dilantik sebagai prajurit TNI AD, usai Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2018 di Lapangan Chandradimuka, Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Sabtu (13/4).

Sambil berkali-kali menyeka air matanya, Sri Ningsih menerima sembah sujud putranya, disaksikan sang suami Yaman dan keluarga besarnya. “Alhamdulillah senang banget, ini kemauannya sendiri untuk jadi tentara. Semoga kariernya lancar, berguna bagi bangsa dan negara. Bersyukur Pak, kami orang kecil dari Cepu, Blora di Jawa Tengah sana, anak kami bisa jadi tentara, tanpa ada uang ini-itu apalagi pelicin,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Basaruspita Panjaitan, ibu dari Prada Johanes Pandapotan Hutahuruk, lulusan terbaik Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2018. Ia dan sang suami yang hanya petani kecil di kawasan Simalungun, Tapanuli Utara, Sumatera Utara mengaku hanya bisa mendoakan dan mendukung niat anaknya untuk menjadi tentara. “Tidak ada uang macam-macam Pak, Puji Tuhan, tidak ada sama sekali apalagi untuk sogok. Bapaknya inikan cuma petani kecil. Puji Tuhan Johanes bisa diterima jadi tentara, bahkan jadi yang terbaik karena usahanya, doa kami sebagai orang tua, serta takdir Tuhan tentunya,” kata Basaruspita.

Keberhasilan Prada Johanes Pandapotan Hutahuruk dan Prada Anggi Kahono yang berasal dari keluarga kecil di wilayah Simalungun dan Cepu, jauh dari hiruk-pikuk dan gemerlap perkotaan, diterima sebagai prajurit TNI AD tanpa embel-embel, bahkan menjadi yang terbaik, sekali lagi membuktikan profesionalitas Kodam Jaya dalam menyeleksi dan mencetak prajurit-prajurit TNI AD yang handal dan profesional. “Kodam Jaya melalui Rindam Jaya kembali membuktikan profesionalitasnya dalam mencetak prajurit-prajurit TNI AD yang handal dan profesional. Tanpa embel-embel biaya ini-itu, tanpa suap, semua orang bisa menjadi prajurit TNI AD, selama memenuhi persyaratan fisik dan rohani yang ditentukan, lolos dari seleksi dan menyelesaikan pendidikan yang ditetapkan. Buktinya, kedua adik-adik kita dari Simalungun dan Cepu, putra petani, berhasil menjadi prajurit TNI AD, bahkan menjadi lulusan terbaik,” singkat Kapendam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi.

Check Also

Upaya Cegah Penyebaran Virus Corona Dengan Gebrak Masker di Cempaka Putih

Kodam Jaya – Jakarta Pusat. Mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 terus dilakukan aparat tiga …