Home / Berita Satuan / Kodam Jaya Ajak Generasi Muda, Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi Final Bangsa

Kodam Jaya Ajak Generasi Muda, Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi Final Bangsa

Kodam Jaya – Jakarta. Kodam Jaya/Jayakarta mengajak generasi muda khususnya mahasiswa di Jakarta Utara untuk memiliki semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi final yang harus dipertahankan.

Hal ini ditegaskan Dandim Jakarta Utara Kolonel Kav Tri Handaka, SH saat menjadi pembicara pada kegiatan pengenalan kehidupan kampus di Universitas 17 Agustus, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (30/8/19).

“Mahasiswa harus memiliki rasa dan semangat kebangsaan, faham tentang kebangsaan serta menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang sudah final bagi Bangsa Indonesia yang harus dipertahankan selamanya,” ajak Dandim.

Kepada 400 mahasiswa dan mahasiswi baru di kampus itu, Dandim memaparkan prinsip dasar wawasan kebangsaan dan metode-metode yang harus dilakukan generasi muda untuk menjadi pemimpin handal di masanya demi kemajuan bangsa yang bermartabat.

Sebab, menurutnya generasi muda harus memiliki kesadaran akan kewajiban menjaga kedaulatan, keutuhan dan keselamatan seluruh tumpah darah Indonesia. “Menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, bukan hanya kewajiban TNI, tetapi seluruh warga negara juga punya hak dan kewajiban dalam pembelaan negara,” paparnya.

Dalam paparannya, Dandim juga menjelaskan fakta sejarah kelam yang gencar menghianati Pancasila, namun semuanya berhasil digagalkan berkat persatuan dan kesatuan seluruh warga negara yang setia kepada Pancasila. “Kita punya empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI yang sudah teruji dan berhasil menggagalkan penghianatan seperti saat pemberontakan PKI 1948, DI/TII, RMS, PRRI, Permesta dari rentang 1950 hingga 1959, serta Gerakan 30 S PKI 1965,” tegasnya.

Menurut Dandim, di era saat ini yang ditandai pesatnya perkembangan di segala aspek, telah melahirkan sifat egosentris yang bisa mengancam disintegrasi bangsa. Karenanya Ia mengingatkan pluralisme adalah nafas kehidupan dan darah daging Indonesia. “Ingat Negara Republik Indonesia memiliki keragaman budaya dan suku, pluralisme adalah nafas kehidupan yang telah mendarah daging, jangan karena ego sektoral, bangsa kita terkoyak,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan slogan nasionalisme dihadapan mahasiswa dan Ketua Yayasan, Wakil Direktur Kemahasiswaan, Rektor dan Dekan Universitas 17 Agustus. “Membangun jati diri pemuda dalam peradaban Bangsa Indonesia berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan semangat nasionalisme, ini slogan yang ingin saya tanamkan pada kesempatan ini,” tandasnya.

Diakhir paparannya, Dandim mengajak untuk selalu berpikir positif, kritis, produktif dan tidak mudah terprovokasi. “Mahasiswa adalah insan yang berpendidikan dan berintegritas, jangan mudah terhasut dengan berita hoaks dan menjurus ke perpecahan bangsa,” tutupnya.

Check Also

Kodim 0507/Bekasi Laksanakan Latihan Permildas Mingggu Militer

Kodam Jaya – Kota Bekasi. Minggu Militer merupakan program kegiatan rutin yang dilasanakan tiap bulan …