Home / Berita Satuan / Kodam Jaya Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Empat SMA di Duren Sawit

Kodam Jaya Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Empat SMA di Duren Sawit

Kodam Jaya – Jakarta. Menumbuhkan semangat cinta tanah air terhadap bangsa dan negara, khususnya bagi generasi muda dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik melaui organisasi sekolah maupun bentuk kegiatan bermanfaat lainnya.

Jajaran Kodam Jaya juga menaruh perhatian besar pada tumbuh kembang cinta tanah air di kalangan remaja. Seperti yang rutin dilakukan Koramil Duren Sawit memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di SMAN 71 Jalan H. Dogol RT.07 RT.16 Kav. AL, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (2/5/19).

Dalam kesempatan tersebut, Danramil Duren Sawit, Kodim Jakarta Timur, Kapten Inf Isgiyanto menyampaikan materi ‘Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di hadapan 104 siswa-siswi yang berasal dari empat SMA di Kelurahan Duren Sawit. “Rasa kebangsaan merupakan wujud dari Sumpah Pemuda yang menyatukan tekad menjadi bangsa yang kuat, dihormati dan disegani diantara negara-negara di dunia,” papar Danramil.

Danramil juga menyebut, paham kebangsaan telah menjadi komitmen bersama dari seluruh rakyat yang dilandasi semangat kebersamaan, senasib, dan sepenanggungan. “Sedangkan semangat kebangsaan merupakan paduan antara rasa kebangsaan dan semangat kebangsaan yang terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa dalam menghadapi ancaman,” imbuh Danramil.

Di hadapan siswa-siswi SMAN 61, SMAN 71, SMA Pusaka dan SMA Perguruan Rakyat tersebut, Danramil juga menjelaskan tentang bahaya narkoba, seks bebas atau pornografi, terorisme dan kekerasan serta perkelahian yang sering dilakukan para remaja sepulang sekolah.

Menurutnya, bentuk kekerasan atau penyimpangan terhadap cinta tanah air yang dilakukan anak sekolah, merupakan bentuk lain dari perang modern yang disebut Proxy War yang menyasar generasi muda untuk menghilangkan rasa nasionalisme, menghilangkan patriotisme, tidak mau menghargai orang tua, cuek dan tidak peka terhadap lingkungan. “Sikap dan perilakunya yang tidak mencerminkan budaya bangsa dan egoisme serta kebebasan tanpa batas, sehingga akan mudah dipecah belah dan mudah dikendalikan oleh pihak ketiga,” tutur Danramil.

Turut hadir dalam kegiatan Wasbang itu, Roberto M dari Kesbangpol Jakarta Timur, Acep Mahmudin Kepala Sekolah SMAN 71, Nelson Sitorus Guru Pendamping SMAN 61, Ibu Hari Istira Guru Pendamping SMA Pusaka dan Dhani Guru Pendamping SMA Perguruan Rakyat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SMAN 71, Acep Mahmudin menyampaikan terima kasih dengan adanya kegiatan Wasbang ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil Duren Sawit dan Kesbangpol Jakarta Timur, karena sudah berkenan memberikan materi Wasbang yang memang diperlukan agar jiwa siswa-siswi bisa lebih nasionalis,” singkat Acep Mahmudin.

About redaksi