Home / Berita Utama / Kodam Jaya Gelar Peringatan Tahun Baru 1441 Hijriah

Kodam Jaya Gelar Peringatan Tahun Baru 1441 Hijriah

Kodam Jaya – Jakarta Timur. Keluarga besar Kodam Jaya menggelar acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H/2019 M di Masjid Al-Jihad, Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (11/9).

Sejarah mencatat, penetapan tahun baru Islam atau Hijriah berhubungan dengan terjadinya peristiwa hijrahnya (perpindahan) Nabi Muhammad SAW bersama sebagian pengikutnya dari Kota Mekkah menuju Madinah pada Tahun 622 Masehi.

Tema peringatan kali ini adalah, ‘Jadikan Hikmah Tahun Baru Islam 1441 H/2019 M, Momentum Peningkatan Iman, Taqwa dan Profesionalisme Prajurit Guna Mendukung Tugas Pokok TNI’. Peringatan ini dihadiri Irdam Jaya, para Asisten, Kabalak dan Dansat jajaran Kodam Jaya, para Prajurit dan PNS beserta Ketua dan Pengurus Persit KCK PD Jaya, dengan menghadirkan Ketua MUI Jakarta Timur, KH Dimyati Umar sebagai penceramah.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dalam sambutan tertulis yang dibacakan Irdam Jaya Kolonel Inf Rifky Nawawi, mengajak Prajurit dan PNS Kodam Jaya bisa menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dalam bersikap dan berperilaku. “Prajurit dan PNS harus senantiasa menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Pangdam.

Momen pergantian tahun Hijriah ini, kata Pangdam harus menjadi titik tolak peningkatan kualitas ke-Islaman sebagai pendorong pengabdian sebagai Prajurit dan PNS Kodam Jaya. “Kita harus memaknai kedatangan tahun baru dengan menambah ketaatan beribadah kepada Allah SWT sekaligus mendorong semangat kita dalam meningkatkan kinerja demi pengabdian kepada bangsa dan negara serta kemaslahatan umat manusia dan alam sekitar kita,” tambahnya.

Sementara itu, KH Dimyati Umar dalam ceramahnya mengatakan, peringatan ahun baru Islam harus menjadi renungan, introspeksi, refleksi dan mawas diri terhadap pengadian Prajurit dan PNS Kodam Jaya selama Tahun 1440 Hijriah.

Dimyati Umar juga menyampaikan, peringatan ini sebagai ungkapan rasa syukur atas segala limpahan rahmat dan karunia Allah SWT. “Dalam keadaan dan posisi apapun yang kita hadapi, susah, miskin, sakit, mari tetap bersyukur. Kita harus yakin dengan bersyukur, maka nikmat Allah akan tetap mengalir,” ajaknya.

About redaksi