Home / Berita Utama / Konferensi Pers Lanjutan Pananganan dan Penyelidikan Perkara Perusakan Polsek Ciracas dan Sekitarnya

Konferensi Pers Lanjutan Pananganan dan Penyelidikan Perkara Perusakan Polsek Ciracas dan Sekitarnya

Kodam Jaya – Gambir Jakarta. Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abduracman, S.E., M.M, laksanakan konferensi pers lanjutan penanganan dan penyelidikan perkara perusakan Polsek Ciracas dan sekitarnya, bertempat di Mapuspomad Jl Medan Merdeka Timur No 17 Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020).

Setelah konferensi pers pada hari Kamis tanggal 3 September 2020 di Mapuspomad kali ini di lanjutkan dengan menyampaikan perkembangan proses penyelidikan dan penyidikan perkara perusakan markas Polsek Ciracas dan sekitarnya yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 29 agustus 2020 sekitar pukul 01.30 WIB, yang diduga dilakukan oleh sekelompok oknum anggota TNI.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abduracman, S.E., M.M atas perintah Kasad menyampaikan perkembangan data kerugian dan penggantian korban sampai tanggal 7 September 2020. Sejumlah 119 pelapor terdiri dari 117 masyarakat dan 2 orang anggota Kepolisian, dari hasil rekapitulasi jumlah pengaduan korban penganiayaan fisik ada 23 orang, berupa penganiayaan pembacokan kemudian pemukulan, penusukan kemudian ada pengrusakan barang milik masyarakat.

Pangdam Jaya juga mengatakan kerugian materiil sebanyak 109 orang ada 13 orang mengalami penganiayaan, kerugian materil salah satu contohnya sudah dipukul dan motornya pun dirusak ada juga material seperti kaca pedagang yang dipecahkan, makanan-makanan yang diambil bahkan ada gerobak yang digulingkan dan di sepanjang arundina sampai ke Polsek Ciracas banyak masyarakat-masyarakat juga yang terkena imbasnya seperti pemukulan dan pengrusakan materialnya, ada juga kendaraan roda dua dan roda empat yang dirusak dan dibakar. kemudian pos polisi taman mini, Polsek Ps Rebo dan Polsek Ciracas mengalami pengrusakan dan pembakaran.

Jumlah ganti rugi yang sudah dibayarkan langsung ke masyarakat total secara keseluruhan 596 juta 744.000 ribu rupiah, ini untuk sementara ditanggulangi oleh pimpinan TNI AD yang pada dasarnya nantinya akan dibebankan kepada para pelaku. Pangdam pun menyampaikan kerusakan dan kerugian yang dialami oleh Kepolisian atas kebijakan Kapolda Metro Jaya akan di tanggung oleh Polda Metro yang pada dasarnya TNI-Polri di lingkungan Jakarta tetap solid, ini hanya oknum TNI yang tidak bertanggung jawab tutup Panggdam Jaya.

Sampai saat ini sebanyak 106 orang yang diperiksa terdiri TNI AD 81 orang, TNI AL 10 orang dan TNI AU 15 orang, kemudian yang sudah ditetapkan jadi tersangka dari TNI AD sebanyak 56 orang, TNI AL 6 orang dan TNI AU masih dalam penyelidikan tutur Danpuspom TNI. Hadir pada konferensi pers Danpuspomad, Kepala RSPAD, Asintel Kasad, Kapussansiad, Dirkumad, Danrem 051/Wkt, Asintel Kasdam Jaya, Asops Kasdam Jaya, Aslog Kasdam Jaya, Aster Kasdam Jaya dan Danpomdam Jaya.

Check Also

Kasdam Jaya Evaluasi Penerapan Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan (PDMPK) Melalui Video Conference

Kodam Jaya – Cililitan Jakarta Timur. Kasdam Jaya Brigjen TNI Muhamad Saleh Mustafa, pimpin rapat …