Koramil 03/GP Gelar Pembinaan Pramuka SWK Antisipasi Bahaya Laten Komunis Dan Paham Radikalisme

Kodam Jaya, Jakarta Barat. Koramil 03/GP Kodim 0503/Jakarta Barat menggelar kegiatan pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika (SWK) antisipasi bahaya laten komunis dan paham radikalisme, bertempat di Aula Makoramil 03/GP, Jl. Anggrek Garuda V Blok E RT.005/RW.02 Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Materi pembinaan bahaya laten komunis dan paham radikalisme bagi para Pramuka SWK disampaikan oleh narasumber yaitu Babinsa Koramil 03/GP antara lain Peltu Edi Purwanto dan Sertu Yitno. Kegiatan pembinaan dihadiri oleh 30 peserta dari Pramuka SWK Ranting Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Komandan Koramil 03/GP Kapten Inf Sriyanto menjelaskan, bahwa kegiatan pembinaan antisipasi bahaya laten komunis dan paham radikalisme ini merupakan kegiatan rutin Koramil 03/GP.
“Saya selaku Danramil 03/GP menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada para peserta dari Pramuka SWK yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan pembinaan antisipasi bahaya laten komunis dan paham radikal TA 2023 dengan baik”, ucap Kapten Inf Sriyanto.
“Antisipasi bahaya laten komunis dan paham radikalisme ini memilki tujuan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan dan pencegahan paham radikalisme bagi para generasi muda dan para pelajar, khususnya para Pramuka Saka Wira Kartika”, pungkas Danramil.

Lebih lanjut, Danramil menerangkan bahwa Ideologi Komunis di Indonesia tidak pernah mati, terlebih lagi kondisi kehidupan bangsa masih diliputi kemiskinan dan kesenjangan sosial, sekalipun Partai Komunis Indonesia (PKI) telah dibubarkan dan dilarang keberadaannya. Namun di era reformasi ini justru memberi peluang munculnya multi ideologi, kendati secara organisasi PKI sudah tidak ada, namun secara ideologi tidak pernah hilang.
“Komponen bangsa perlu selalu waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran komunis yang berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia, begitu juga dengan paham radikal yang selalu berupaya merusak solidaritas kerukunan antar komponen bangsa, persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia”, harap Danramil 03/GP.
(Sumber Pendim 0503/JB)
