Home / Berita Satuan / Ngopi Bareng Bang JEPE, Metode Jemput Bola Masyarakat Jakarta Pusat

Ngopi Bareng Bang JEPE, Metode Jemput Bola Masyarakat Jakarta Pusat

Kodam Jaya – Jakarta Pusat. Kali kedua, Kodim Jakarta Pusat menggelar acara talk show santai bersama Tiga Pilar Kota Jakarta Pusat, yang dikemas dalam acara ‘Ngopi Bareng Bang JEPE,’ di O Cafe Red Top Hotel, Pecenongan, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/19).

Malam itu, berlangsung dialog interaktif yang sangat menarik dan antusias antara masyarakat dengan para unsur Tiga Pilar, karena banyaknya masyarakat yang hadir dan aktif bertanya dalam acara tersebut.

Dalam acara ini, Dandim Jakarta Pusat Letkol Inf Wahyu Yudhayana yang sekaligus penyelenggara kegiatan ini mengatakan bahwa tujuan digelarnya ‘Ngopi Bareng Bang JEPE,’ adalah untuk menjalin komunikasi sosial (Komsos) antara unsur Tiga Pilar dengan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan kesempatan untuk kita berinteraksi dan berdiskusi santai dengan unsur Tiga Pilar. Masyarakat bisa langsung menyampaikan segala permasalahan, saran dan masukan untuk bisa segera dicarikan solusi,” kata Dandim.

Dandim juga menuturkan bahwa ide diselenggarakannya kegiatan ini berawal dari kesibukan dalam bertugas yang sangat tinggi, sehingga dilakukan metode jemput bola dengan komponen masyarakat. “Ngopi Bareng Bang JEPE, malam ini bertajuk ‘Lawan Hoax’ dalam menciptakan Pemilu 2019 yang aman dan damai,” ujar Dandim.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan berharap masyarakat bersama Tiga Pilar selalu kompak menjaga wilayah. “Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat harus sama-sama menjaga wilayah Jakarta agar Pemilu nanti dapat berjalan aman dan lancar,” singkatnya.

Di tempat yang sama, Ketua MUI Jakarta Pusat Robbi Fadli menambahkan, larangan penyebaran berita bohong telah diatur dalam fatwa MUI. “MUI jelas dengan fatwanya bahwa berita tak benar atau hoax bisa menjadi kategori fitnah dan merupakan satu larangan dalam agama Islam,” tuturnya.

Ia juga mengajak agar penggunaan media sosial harus bisa dipertanggungjawabkan tidak hanya pada diri, keluarga, dan negara. Namun juga dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai Muslim beragama dan beriman.

Hal senada juga disampaikan Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara agar hal-hal atau informasi yang tidak penting alangkah bijaknya jangan dilanjutkan. “Tahan diri dan jagalah keakraban di lingkungan,” ungkapnya.

Di penghujung acara Dandim Jakarta Pusat mendapat kejutan berupa cinderamata yang diberikan salah satu warganya berupa sebuah lukisan Karikatur.

Hadir juga dalam acara ini, diantaranya Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Kuntadi, Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diwakili Panitera, Ketua FKUB Jakarta Pusat, Kasdim dan para Danramil jajaran Kodim Jakarta Pusat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya.

Check Also

Satgas Padat Karya Penanganan Covid-19 Kelurahan Pademangan Barat Mengadakan Giat Himbauan 3 M Dan Gelar Patroli Malam

Kodam Jaya – Jakarta utara. Ditengah wabah pandemi Covid-19, Satgas Padat Karya Penanganan Covid-19 sebagai …