Home / Berita Utama / Pangdam Jaya Gelar Apel PDMPK Libatkan Ratusan Ormas

Pangdam Jaya Gelar Apel PDMPK Libatkan Ratusan Ormas

Kodam Jaya – Cililitan Jakarta timur. Kodam Jaya/Jayakarta menggelar apel penegakan disiplin mematuhi protokol kesehatan, yang diikuti tiga organisasi masyarakat binaan sekitar 350 orang. Apel penegakan disiplin mematuhi protokol kesehatan, dipimpin langsung oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E.,M.M., bertempat di Lapangan Jayakarta Makodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta timur, (Selasa, 29/09/20)

Sejak 14 September lalu, Ormas telah dilibatkan dalam operasi Yustisi, hal ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara persuasif. Setidaknya, masyarakat diingatkan untuk melakukan tiga M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Apel gabungan PDMPK kali ini, diikuti oleh 3 Organisasi Masyarakat (Ormas) binaan Kodam Jaya. Sekitar 350 orang Ormas binaan Kodam Jaya tersebut terdiri dari : FKPPI, PPM, dan HIPAKAD.

Apel dilaksanakan sebagai upaya menegakkan disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan secara langsung di lapangan, tepat guna dan tepat sasaran di lingkungan warga masyarakat. Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan, “Pelaksanaan PDMPK dilaksanakan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan”, tegasnya.

Gelaran kegiatan ini sudah dilaksanakan mulai dari Senin 14 September 2020 lalu dan akan terus berlanjut. Para anggota ormas akan melakukan aksi nyata penegakkan disiplin mematuhi protokol kesehatan, sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat untuk memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Pelibatan Ormas diharapkan bisa menekan angka penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah DKI Jakarta dengan mendisiplinkan masyarakat supaya taat terhadap protokol Covid-19. Menurut Pangdam Jaya, “Sulitnya menjalankan protokol kesehatan, dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat yang tidak bisa dibangun dengan hanya mengandalkan “ketakutan”, melalui apel inilah mari kita ciptakan kepedulian terhadap penanggulangan wabah Covid-19 ini”. Ujar Pangdam.

Ormas yang dilibatkan tidak diberikan kewenangan untuk melakukan penindakan, karena penindakan tetap berada di bawah kendali aparat. Penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19, pelibatkan TNI Polri tidak selesaikan masalah selama informasi pandemi tidak disampaikan dengan jujur.

Hidup sehat itu harus didasari dengan kesadaran, disinilah pentingnya keterlibatan Ormas dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jakarta yang dimulai 14 September hingga dua minggu mendatang.

Ormas akan dilatih dalam bertugas mendisiplinkan masyarakat di tempat keramaian seperti pasar, perkantoran, stasiun, terminal. Diberikan rompi berwarna kuning dengan lambang Komando Daerah Militer Jayakarta dan Polda Metro Jaya. Bagian belakang rompi tertulis “Pendukung Penegak Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19”. Jelas Pangdam.

Langkah pelibatan pendisiplinan dan pengawasan protokol kesehatan berbasis komunitas ini sebagai inovasi, kemudian Ormas yang dilibatkan juga telah diwanti-wanti untuk bertindak profesional dan mengedepankan upaya persuasif. Ormas-ormas yang dilibatkan oleh TNI-Polri, ”Semata-mata agar masyarakat juga terpanggil serta punya kepedulian yang sama, bahwa ini dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat”, tutup Pangdam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam Jaya, Irdam Jaya, Kapok sahli Pangdam Jaya, perwakilan dari Polda Metro Jaya, Asrendam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya serta Kabalak dan Komandan Satuan Jajaran Kodam Jaya/Jayakarta.

Check Also

Putra Din Minimi Lulus Seleksi Prajurit TNI AD

Banda Aceh (ANTARA) – Putra mantan Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Aceh Nurdin Ismail …