Home / Berita Utama / Pangdam Jaya Hadiri Rapat Kerja Kepala Daerah Jabodetabekjur Membahas Tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat Dalam Pencegahan Covid-19 Pada Masa Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Pangdam Jaya Hadiri Rapat Kerja Kepala Daerah Jabodetabekjur Membahas Tentang Pengendalian Aktivitas Masyarakat Dalam Pencegahan Covid-19 Pada Masa Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Kodam Jaya-Jakpus, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., menghadiri rapat kerja Kepala Daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang Bekasi dan Cianjur (Jabodetabekjur) dalam rangka membahas tentang pengendalian aktivitas masyarakat dalam pencegahan Covid-19 pada Masa Libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H bertempat di ruang Pola Gedung Blok G Lt.2 Balaikota Pemerintah DKI Jakarta, Senin (10/5/2021)

Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan menyampaikan kepada awak media, hari ini para Kepala Daerah Jabodetabekjur melaksakan rapat kerja dan Koordinasi untuk menyamakan persepsi dalam rangka menentukan cara bertindak para Kepala Daerah, membatasi aktivitas masyarakatnya masing-masing untuk mencegah penularan Covid-19 selama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1142 H, ujar Gubernur DKI Jakarta

Selanjutnya Gubernur DKI menyampaikan, dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 Gubernur DKI Jakarta telah membuat kebijakan dalam membatasi aktivitas masyarakatnya mulai menjelang sampai dengan selesai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, dimana kebijakan-kebijakan tersebut antara lain yaitu
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerukan kepada setiap orang yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta mulai hari Rabu tanggal 12 Mei sampai dengan tanggal 16 mei 2021 agar meningkatkan aktivitas pencegahan penyebaran covid-19 dengan melakukan hal-hal sebagai berikut yang pertama adalah setiap orang agar memakai masker menjaga jarak aman dan tidak membuat dan atau menghadiri kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan/keramaian yang kedua memprioritaskan untuk berada di dalam rumah dan tidak dianjurkan untuk melakukan kegiatan saling mengunjungi dalam wilayah yang sama atau lintas wilayah baik skala Kampung, Kelurahan, Kecamatan, Kota, Kabupaten atau Provinsi.

Yang ketiga bagi individu atau keluarga atau masyarakat atau tempat kerja dalam menjalankan rangkaian kegiatan perayaan Idul Fitri 1442 H, agar melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
Melaksanakan ibadah salat Idul Fitri 1440 hijriah di rumah masing-masing bagi warga yang melaksanakan salat di luar rumah agar dilakukan di lapangan atau ruang terbuka setempat tidak mendatangi lokasi yang jauh dari rumah keluar dari terlalu jauh dari rumah bagi yang melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di masjid setempat di masjid setempat tidak jauh dari tempat tinggalnya maka dilaksanakan dengan kapasitas masjid itu 50% dari total kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat yaitu mengenakan masker dan menjaga jarak serta ada ketentuan-ketentuan lain misalnya sudah wudhu di rumah membawa sajadah dan seterusnya, jelas Gubernur DKI

Kemudian, menghindari kegiatan dalam waktu bersamaan yang menyebabkan kerumunan oleh karena itu kegiatan open house atau halal bihalal agar ditiadakan sedangkan kegiatan silaturahim antar anggota keluarga, teman, tetangga dan tokoh masyarakat atau tokoh agama dianjurkan menggunakan media virtual sampai dengan berakhirnya bulan Syawal 1442 H

Pelaksanaan malam takbiran menyambut Idul Fitri 1442 H dilakukan dari rumah melalui fasilitas virtual terhadap pelaksanaan di masjid dan musholah dilakukan secara terbatas dengan kapasitas hanya 10% dari total kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat

Berikutnya kegiatan pengumpulan zakat, infaq dan shadaqah serta zakat fitrah dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa, sedangkan untuk penyaluran zakat dilakukan secara langsung kepada penerima dan dilarang dalam bentuk pengumpulan masa penyaluran zakat dilakukan tidak dikonsentrasikan di satu tempat tetapi sedapat mungkin diantar ke rumah warga dan diterima langsung di rumah keluarga tersebut

Untuk menghindari konsentrasi massa menghindari kerumunan karena kedatangan peziarah dalam waktu yang bersamaan maka kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai hari Rabu tanggal 12 Mei 2021 sampai dengan hari Minggu tanggal 16 mei 2021, terkait mekanisme proses pemakaman, mulai pendaftaran, perpanjangan izin atau pemakaman bagi jenazah baru itu masih tetap bisa dilaksanakan

Pelaku usaha, pengelola penyelenggara atau penanggung jawab pusat perbelanjaan atau mal warung makan rumah makan kafe restoran dan bioskop untuk menerapkan batasan jam operasional paling lama sampai dengan pukul 21.00 Wib dan membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50% dari total kapasitas kecuali terhadap lokasi zona merah dan orange aktivitas untuk sementara dihentikan

Kemudian pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab kawasan wisata tempat rekreasi untuk menerapkan batasan jam operasional paling lama sampai dengan pukul 21.00 Wib dan membatasi jumlah pengunjung paling banyak 30% dari total kapasitas kecuali terhadap lokasi zona merah dan orange aktivitas untuk sementara dihentikan.

Terakhir mematuhi protokol pencegahan covid 19 beserta penegakan disiplin yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama-sama dengan perangkat daerah terkait dan aparat TNI/Polri di lingkungan kita masing-masing untuk protokol pencegahan covid 19 dalam pelaksanaan seruan Gubernur ini Walikota/Bupati selaku Ketua Satuan Tugas penanganan covid 19 di tingkat Kota/Kabupaten Administrasi agar bertindak sebagai pelaksana pemantauan, isi dari seruan atau rancangan seruan Gubernur akan segera diterbitkan untuk kita laksanakan di provinsi DKI Jakarta, tutup Gubernur DKI Jakarta.

Check Also

Kasdam Jaya Hadiri Konfrensi Pers Pengungkapan Peredaran Gelap Narkotika

Kodam Jaya – Jakarta Selatan. Kasdam Jaya Brigjen TNI M. Saleh Mustafa, menghadiri acara konfrensi …