Home / Berita Satuan / Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Komponen Bangsa Ngopi Bareng

Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Komponen Bangsa Ngopi Bareng

Kodam Jaya – Cililitan Jakarta timur. Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M laksanakan komunikasi sosial dalam bentuk ngopi bareng bersama komponen bangsa yang dihadiri beberapa tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh Prajurit dan PNS Kodam Jaya, bertempat di Aula Sudirman Jl. Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta timur.

Kegiatan komunikasi sosial yang lebih akrab dengan kegiatan ngopi bareng ini, dilaksanakan di aula SudirmanMakodam Jaya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan diikuti juga oleh satuan jajaran Kodam Jaya secara virtual, pertemuan tersebut dengan tujuan untuk menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan segenap komponen bangsa.

Dengan berkomunikasi sosial dapat mewujudkan pemahaman komponen bangsa tentang kebijakan pimpinan TNI AD dalam mewujudkan rasa cinta terhadap tanah air, meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela Negara demi kepentingan pertahanan Negara.

Dalam ngopi bersama kali ini dihadiri oleh oleh Dr. KH. Samsul Ma’arif, MA ketua PWNU DKI Jakarta. Ketua PWNU DKI Jakarta menyampaikan tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI yang berdasarkan Pancasila, dilanjutkan pandangan tentang bahaya intoleransi dan radikalisme oleh Ust Fahmi Salim Zubair, LC., MA wakil ketua majelis tabliq PP Muhamadiyah, dalam ceramah singkatnya menyampaikan tentang akhlak keturunan dan umat Rasulullah SAW oleh Al-Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan pimpinan, Ponpes Al Fachriyah Tangerang.

Pada sesi tanya jawab Pangdam Jaya mengajak, “Mari kita contoh dan amalkan ajaran Nabi Muhammad SAW, kita junjung serta mari ikuti perilakunya, sering kita dengarkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersahaja, ramah, pemaaf dan memaafkan, bertoleransi, jujur jadi perilaku-perilaku dan ucapan-ucapan Nabi Muhammad kita contoh”, ujar Pangdam. Lebih lanjut Pangdam Juga berkomitmen Kodam Jaya bersama Polda Metro Jaya dan Satpol PP serta Pemda kita selalu bersinergi serta berkomitmen negara hukum ada aturannya, tidak bisa melakukan segala cara sesuai dengan kehendaknya sendiri apalagi menghalalkan segala cara”, tutur Jenderal bintang dua tersebut.

Mantan Gubernur Akmil ini juga menyampaikan, “Apa yang saya lakukan itu tugas negara, saya tidak ingin adanya orang yang merasa paling benar sendiri apalagi mengajak revolusi. Saya tidak ingin NKRI pecah seperti negara negara lain”. Pangdam juga mengingatkan banyak pihak-pihak luar yang maupun dalam sangat iri kepada bangsa kita, segera laporkan kepada aparat dan akan bertindak tegas serta ditindaklanjuti, dan dapat diungkap. Kepolisian dan TNI akan mengungkap siapa yang berbuat salah dan tidak mengada-ada karena polisi selalu berbicara minimalnya 2 alat bukti tidak mungkin mengada-ada tidak ada faktor-faktor politis dan sebagainya, tapi ini berbicara fakta dan data pasti akan diungkap lebih lanjut”, tutup Pangdam Jaya.

Check Also

Koramil 02/Matraman Gelar Serbuan Vaksinasi Tingkatkan Kekebalan Kelompok

dengan 2 ketua RW yang merupakan Satgas Covid-19 diwilayah RW.07 Gang Sengon Jln. Kayu manis …