Home / Berita Utama / Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M Menghadiri Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19
Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).

Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M Menghadiri Apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19

Kodam Jaya – Jakarta. Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto S.I.P didampingi oleh Menteri Kesehatan, Bapak Budi Gunadi Sadikin memimpin apel Gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19 di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).

Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer COVID-19 itu merupakan rangkaian kegiatan tindak lanjut dari Presiden Joko Widodo untuk mempercepat penanganan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Pandemi Covid-19).

Panglima TNI memimpin apel gelar Kesiapan Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19

Panglima TNI menuturkan, kegiatan apel pagi yang diikuti oleh Seluruh prajurit akan mengikuti Training of trainer (TOT) terdiri dari 500 Personel Babinsa, 30 Personel Babinpotmar, 30 Personel Babinpotdirga, 15 Personel Puskesad Vaksinator dan 5 Unit Ambulance , 5 Personel Puskesal Vaksinator dan 5 Unit Ambulance, 5 Personel Pukesau Vaksinator dan 5 Unit Ambulance. Kegiatan ini merupakan bentuk mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Jawa dan Bali.

Secara keseluruhan dalam membantu tugas pemerintah menerapkan PPKM Skala Mikro TNI mengerahkan 27.866 Babinsa, 1.768 Babinpotmar, dan 102 Babinpotdirga di tujuh provinsi Jawa-Bali yang melaksanakan kebijakan tersebut. “Selanjutnya mereka akan ditugaskan untuk membantu pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan dan ditempatkan di 23.000 desa di pulau Jawa maupun Bali menyesuaikan perkembangan yang terjadi di lapangan,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI menjelaskan tentang tugas dari Tenaga Vaksinator dan Tracer Covid-19

Panglima TNI menambahkan, nantinya di setiap desa juga akan dibangun pos terpadu yang diawaki oleh para Babinsa, Satlimnas hingga Satpol PP. Menurutnya, para personel yang bertugas akan diberikan SOP sesuai dengan apa yang dilaksanakan dan berlaku di daerah masing-masing. Diharapkan dengan kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan tersebut TNI dapat mendukung program-program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Ia pun merasa bangga dengan ratusan prajurit yang hari ini mengikuti apel. “Saya bangga melihat kesiapan peserta apel yang akan bertugas sebagai tracer COVID-19, Hal ini akan menjadi kesiapan TNI untuk melaksanakan instruksi presiden dalam implementasi kebijakan PPKM Skala Mikro di Jawa dan Bali ” ujar Panglima TNI.

Hadir dalam apel kesiapan itu, yakni Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Kasal, Laksamana TNI Yudo Margono, Kasau, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Wakapolri, Kasum TNI, Kabais TNI, Pangdam Jaya dan pejabat teras TNI lainnya.

Check Also

Pangdam Jaya Pimpin Sertijab 2 Pejabat Kodam Jaya

Kodam Jaya – Cililitan. Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., memimpin serah terima …