Home / Berita Utama / Pangdam Jaya : Satuan Harus Rumuskan Tradisi Mendidik

Pangdam Jaya : Satuan Harus Rumuskan Tradisi Mendidik

Kodam Jaya – Bekasi. Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Eko Margiyono menekankan agar para Perwira Batalyon Armed-7/105 GS merumuskan tradisi-tradisi yang mendidik, sehingga tradisi satuan tersebut dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara senior dengan junior.

Hal itu ditegaskan Pangdam Jaya, saat kunjungan kerja di Markas Batalyon Armed-7/105 GS, di Jalan Cikiwul, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/4/19).

Selain itu, Pangdam juga menekankan kepada Perwira, tidak mengurangi atau mengambil hak yang menjadi milik prajurit, dan bagi prajurit yang melaksanakan dinas luar, harus seijin dan untuk kepentingan satuan bukan bersifat pribadi.

Penekanan Pangdam yang tidak kalah penting adalah tentang bahaya narkoba. “Jauhi narkoba, karena tidak ada ampun bagi prajurit yang terkena kasus narkoba, untuk itu prajurit harus mampu menahan diri dalam pergaulan di wilayah Kodam Jaya, karena bila salah bergaul akan membawa kehancuran bagi prajurit tersebut,” tegas Pangdam.

Pangdam juga menghimbau agar prajurit yang bujangan lebih selektif menentukan pasangan hidup agar bisa mendukung tugasnya. “Bagi yang bujangan, mencari pasangan hidup harus diteliti betul silsilah, sifat dan perilaku calonnya, karena setelah menikah, prajurit beserta pasangannya akan membawa dampak bagi prajurit dan satuannya, maka itu para bujangan jangan salah dalam bergaul dan para Perwira harus memberikan pemahaman tentang bahaya AIDS dan narkoba kepada prajuritnya,” imbuhnya.

Pangdam juga menanyakan apakah ada prajurit yang tinggal di luar asrama Batalyon Armed -7/105 GS, baik itu kontrak atau rumah sendiri. “Kalau ada kondisi seperti ini, maka perlu dipikirkan tempat tinggal prajurit sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pimpinan terhadap tingkat kesejahteraan seluruh prajurit Kodam Jaya,” tambahnya.

Selanjutnya, Pangdam memberikan kesempatan bertanya, dan dari tiga permintaan yang diajukan prajurit, satu permintaan yaitu 1 unit Bis untuk angkutan personel Batalyon Armed-7 105/GS, akan didukung Kodam Jaya. “Sedangkan pengadaan senjata dan pembangunan kolam renang perlu dikaji ulang terlebih dahulu,” ujar Pangdam.

Usai sesi tanya jawab, Pangdam kembali mengulangi penekanannya untuk dilaksanakan Perwira yaitu mampu melaksanakan tugas pokok dan memberikan kesejahteraan kepada anggotanya, sedangkan untuk seluruh prajurit harus mampu melaksanakan komitmen netralitas TNI dalam Pemilu.

Diakhir kunjungannya, Pangdam berfoto bersama Danyonarmed -7/105 GS Letkol Arm Suyikno beserta para Perwira Batalyon Armed-7/105 GS, para Asisten Kodam Jaya dan Kapendam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi yang turut serta dalam kunjungan tersebut.

Check Also

Meriahkan HUT TNI ke-75 Kodam Jaya Adakan Lomba Band

Kodam Jaya – Cililitan Jakarta Timur. Memeriahkan dan menyemarakkan peringatan HUT ke-75 TNI tahun 2020, …