Home / Berita Satuan / Rindam Jaya Peringati Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H

Rindam Jaya Peringati Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H

Kodam Jaya – Condet. Rindam Jaya/Jayakarta memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H dengan penceramah Ustadz Mursyidin Saleh, S.Ag, M.Pdi asal Depok di Masjid At Taqwa Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, Kamis (19/04).

“Seringkali masyarakat menggabungkan Isra Mi’raj menjadi satu peristiwa yang sama. Padahal sebenarnya Isra dan Mi’raj merupakan dua peristiwa yang berbeda,” urai Ustadz Mursyidin Saleh.

Ustadz Mursyidin Saleh menguraikan peristiwa Isra sebagai perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Yerussalem. Sedangkan Mi’raj adalah perjalanan Muhammad SAW dari bumi naik ke langit ke tujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha (akhir penggapaian) untuk menerima perintah Allah SWT menjalankan Salat lima waktu dalam sehari semalam.

“Dalam beberapa hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, suatu hari, ketika Nabi Muhammad SAW bersama sahabat tengah menunaikan Salat di Masjid Madinah, turunlah QS. Al-Baqarah ayat 144 yang memerintahkan umat Islam agar memalingkan wajah (berkiblat) ke Masjid Al-Haram, kendati demikian, dengan adanya perubahan kiblat ini, Islam tidak lantas ‘meminggirkan’ kedudukan Masjid Al-Aqsha. Al-Quran telah menempatkan Masjid Al-Aqsha dalam kemuliaan. Terlebih saat peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW,” urainya.

“Maha suci Allah, yang telah memberi jalan hambanya pada suatu malam dari Masjid Al-Haram ke Masjid Al-Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah maha mendengar lagi maha melihat,” (QS. Al-Isra: 1).

“Dengan demikian hikmah perjalananan Nabi Muhammad SAW, mari kita pupuk keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ajak Ustadz Mursyidin Saleh.

Diakhir ceramahnya, Ustadz Mursyidin Saleh juga mengajak jamaah menjadikan Isra Mi’raj sebagai pembangkit semangat menyebarkan Islam. “Yang pasti, perjalanan singkat itu berhasil merekam berbagai pemandangan spiritual bagi Nabi Muhammad SAW, hendaknya bisa dijadikan pelajaran dan hikmah bagi umat Islam. Sebab, perjalanan malam hari itu, telah membangkitkan semangat baru Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan dakwah Islam,” pungkasnya.

Sementara, Kabagjianbang Rindam Jaya Letkol Inf Wasid S.S.A.P., M.Si, sebagai Ketua DKM Masjid At Taqwa bertindak mewakili Danrindam Jaya Kolonel Inf Ketut Gede Wetan Pastia, S.E, yang tengah meninjau medan di Cipatat sebagai Komandan Kontingen Tontangkas Kodam Jaya, juga mengajak jamaah untuk memantapkan keimanan dan ketaqwaan.

“Mari kita sikapi pencerahan dari penceramah dalam kehidupan kita sesuai tema peringatan yaitu dengan hikmah Isra Mir’aj, mari kita tingkatkan kemantapan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dengan berjiwa ksatria, militan, modern dan kemanunggalan dengan rakyat serta dengan meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW,” kata Letkol Inf Wasid S.S.A.P., M.Si.

Check Also

Acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama TNI AD dengan Universitas Indonesia tentang Pelatihan Kehumasan

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas kemampuan kehumasan unsur pimpinan dan insan penerangan di …