Home / Berita Satuan / Sehari Jelang Pilkades Kodim 0510/Trs Apel Gabungan Pergeseran Pasukan

Sehari Jelang Pilkades Kodim 0510/Trs Apel Gabungan Pergeseran Pasukan

Kodam Jaya – Tigaraksa. Sehari menjelang pelaksanaannya pemungutan suara Pilkades Serentak, Kodim 0510/Trs yang di pimpin Dandim 0510/Trs Letkol Inf Parada Warta N Tampubolon, SH bersama Kepolisian Resort Kota Tangerang menggelar apel gabungan pergeseran pasukan di Lapangan Maulana Yudha Negara Puspem Kabupaten Tangerang. Sabtu (30/11/2019)

Dandim 0510/Trs Letkol Inf Parada Warta N Tampubolon, SH dalam kesempatan apel tersebut mengatakan, Kodim 0510/Trs bersama pihak kepolisian kembali menyebar ribuan personel untuk fokus pengamanan adalah menjaga setiap akses menuju desa yang menggelar Pilkades.

“Penjagaan di setiap desa untuk mencegah masuknya sekelompok orang dari luar Tangerang, agar tidak ada sekelompok orang dari luar Tangerang yang akan masuk guna mendukung mobilisasi massa salah satu calon kades,” katanya.

Dengan adanya pengamanan dari TNI dan Polri masyarakat dapat tenang, dapat menghalau pergerakan massa dari luar Tangerang bila keperluannnya tidak jelas. Penjagaan tersebut agar tidak terjadi gesekkan dengan antar pendukung calon kades.

Sementara, AKBP Ade Ary Syam Indardi Kapolresta Kota Tangerang saat memimpin Apel Pergeseran Pasukan Pilkades menjelaskan, masuknya sekelompok orang dari luar Tangerang terlebih dalam jumlah banyak berpotensi menyebabkan gangguan kamtibmas. Sebab menurut dia, calon kades lain atau pendukungnya atau warga setempat bisa saja merasa tidak nyaman dengan keberadaan orang-orang itu.

Selain itu dari sudut pandang keamanan, lanjut Ade, penjagaan akses desa adalah untuk mencegah praktik judi, kampanye terselubung, dan politik uang. Namun demikian, Ade memastikan penjagaan tetap humanis dan mengedepankan kenyamanan masyarakat. “Dalam situasi Pilkades serentak seperti saat ini, tentu kita jangan underestimate. Segala potensi yang dapat memunculkan gangguan kita harus antisipasi,” terangnya.

Ade lalu menjelaskan, pengamanan akan melibatkan 2.392 personel TNI-Polri. Jumlah itu merupakan gabungan dari personel Polresta Tangerang dan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Banten. Pasukan itu mendapatkan dukungan pengamanan dari 10 pleton atau 300 personel Brimob Polda Banten, ratusan personel Satpol PP, dan anggota Linmas.